Kamis, 11 Februari 2016

web server



Hay gays!! berjumpa lagi dengan saya. ya,,, kali ini saya akan membahas tentang web server. pasti kalian sering sekali mendegar kata web server, ya pastinya iyaa kan ??? saya akan membahas sedikit tentang web server, ini dia, cek kiddot!!!





Web Server adalah software server yang menjadi tulang belakang dari WWW (World Wide Web). Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti netscape navigator, Internet Explorer, modzilla, dan program browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu dan kemudian memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar disebut dengan format SGML (Standard General Markup Language). Data yang berupa format ini kemudian akan ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser itu. Contohnya ialah bila data yang dikirim berupa data gambar, browser yang hanya mampu menampilkan text (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkannya dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja.
            Web Server, untuk berkomunikasi dengan clientnya (web browser) mempunyai protokol sendiri yaitu HTTP (HyperText Transfer Protocol). Dengan protokol ini, komunikasi antar web server dengan clientnya (browser) dapat saling dimengerti dan lebih mudah.
Seperti telah dijelaskan diatas, Standar format data pada World Wide Web adalah SGML. Tapi sudah menjadi hal yang umum bahwa para pengguna internet lebih banyak menggunakan format HTML (HyperText Markup Language) karena penggunaannya yang lebih sederhana dan mudah dipelajari.
Kata HyperText mempunyai arti bahwa seorang pengguna internet dengan web browsernya dapat membuka dan mambaca dokumen-dokumen yang ada dalam komputernya atau bahkan komputer yang jauh tempatnya sekalipun. Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu.
Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke webclient lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.
Untuk membuat sebuah web server, maka kita akan menemukan berbagai macam persoalan, dimulai dari pemilihan software web browser yang manayang paling sesuai kebutuhan, apa spesifikasi hardware yang dibutuhkan, bagaimana kondisi interkoneksi jaringan internet yang ada, dan lain sebagainya. Belum lagi termasuk bagian pembuatan halaman-halaman webnya, mau menggunakan format apa (HTML, SGML, PHP, PHP3, CGI, dan lain-lain).
Hal yang paling utama dalam proses pembuatan Web Server adalah memilih software mana yang akan digunakan sebagai web server kita.
Untuk itu, perlu adanya beberapa pertimbangan sebagai berikut :
  1. Komersial lawan Freeware (software gratis).
  2. Kemudahan instalasi
  3. Kemudahan mengonfigurasi
  4. Kemudahan untuk menambah atau mengubah periferalnya.
  5. Kemampuan software.
  6. Besar ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan file-file minimal yang dibutuhkan agar software berfungsi dengan baik
  7. Prospek software tersebut dimasa yang akan datang
  8. Performasi dan konsumsi sumber daya yang digunakan software itu.
  9. Fasilitas apa yang mampu didukung software itu.
  10. Dukungan Teknis (mempunyai site-site atau mailis untuk bertanya bila terjadi masalah).
  11. Dukungan Platform (jenis sistem operasi apa saja yang dapat menjalankan software tersebut)
  12. Dukungan terhadap third party (Apakah software ini dapat ditambahkan  software tambahan sebagai pelengkap)
SEJARAH
            Pada tahun 1929, tim Berners Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN(European Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi antarpeneliti dengan menggunakan sistem hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee menulis dua program komputer :
1)      Sebuah peramban yang dinamainya sebagai WorldWideWeb,
2)      Web server pertama didunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.
Dari tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta evektifitas atas teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui Waring Wera Wanua membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi, agar dapat digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun kelompok. Awalnya adalah organisasi penelitian, kemudian berkembang dan digunakan di lingkungan pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam industri bisnis.
            Tahun 1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan- pengembangan lanjut atas teknologi- teknologi terkait lainnya (HTTP,HTML, dan lain-lain) melalui proses Standarisasi.
Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:
  1. Website Statis
  2. Website Dinamis
  3. Website Interaktif
Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual dengan mengedit code yang menjadi struktur dari website tersebut.

Website Dinamis merupakan website yang secara struktur diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit kontent dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya.

Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang booming. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum. Di website ini user bisa berinteraksi dan beradu argument mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka. Biasanya website seperti memiliki moderator untuk mengatur supaya topik yang diperbincangkan tidak keluar jalur.

Unsur – Unsur yang Ada di Dalam Website
  1. Nama Domain Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website. Contoh domain di antaranya .com,.net,.org,.info,… dan masih banyak lagi. 

  1. Hosting atau Web Hosting Hosting adalah sebuah tempat untuk menyimpan data-data di internet baik berupa tulisan, gambar ataupun file-file lainnya. Hosting sendiri bervariasi harganya, tergantung kapasitas dan fitur yang ditawarkan. Kalau Anda masih dalam tahab belajar sebaiknya menggunakan hosting yang personal agar lebih hemat.

  1. Desain Website dan Pemeliharaan Website Setelah mempunyai domain dan hosting, saatnya Anda untuk membangun website Anda. Anda bisa membuat website sesuai keinginan Anda, tentunya jika Anda mempunyai kemampuan akan hal itu. Desain website yang bagus ditambah pemeliharaan dengan update artikel menarik, akan hipnotis pengunjung untuk terus datang ke situs kita. 
Manfaat Dengan Website
  • Jarak tidak menjadi masalah Dapat langsung berhubungan secara langsung tanpa mengenal batas propinsi, kota, desa atau negara
  • Dapat mengirim pesan sehingga suatu saat di update dapat melihat.
  • Merupakan sarana bisnis yang cepat dan tertarget.
  • Semua orang akan mengenal bisnis dan profil  kita.
  • Membuka diri dengan dunia
  • Mengenalkan Daerah, Sekolah, Perusahaan atau Usaha kita.


Itu saja yang saya sampaikan, semoga bermanfaat !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar