Kamis, 18 Februari 2016

DNS



Pengertian DNS
Domain name system atau yang biasa disingkat dengan DNS merupakan sebuah sistem yang berfungsi menterjemahkan alamat IP ke nama domain atau sebaliknya, dari nama domain ke alamat IP. Jadi, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server yang kemudian dipetakan ke dalam alamat IP oleh DNS .
Sebagai contoh, ketika anda mengetikkan sebuah alamat suatu website misalkan : detik.com, maka DNS akan menterjemahkannya ke dalam alamat IP : 203.190.242.69 agar dapat dimengerti oleh komputer.

 

CARA KERJA DNS 

DNS bertugas untuk menerjemahkan nama komputer ke bentuk IP address atau memetakan nama komputer menjadi IP Address, Client. DNS disebut resolvers dan DNS Server disebut dengan name servers. Resolver atau client mengirimkan permintaan ke name servers berupa queries.

           Name Servers akan memproses dengan cara mengecek ke local database DNS, dan bila mana yang dicari tidak terdapat database, maka name servers tersebut akan menghubungi suatu name servers lain atau akan mengirimkan message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan.

 

PRINSIP KERJA DARI DNS

Resolvers mengirimkan queries ke name server dan kemudian name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya. Jika ditemukan maka akan diberitahukan resolvers dan jika tidak maka akan mengirimkan failure message, Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP Address yang diberikan name server.

KELEBIHAN DNS

1. Dengan menggunakan DNS akan memberikan kemudahan bagi user karena dengan DNS maka user tidak perlu untuk mengingat IP Address pada sebuah komputer, tapi cukup dengan mengingat komputer host name saja.
2. Konsisten, IP Address sebuah komputer boleh berubah tapi host name yang digunakan tidak boleh berubah.
3. DNS server mudah untuk di konfigurasi oleh Administrator.

KEKURANGAN DNS

1. User tidak dapat menggunakan banyak nama untuk mencari nama domain baik di internet maupun di intranet.
2. DNS tidak mudah untuk di implementasikan.
3. DNS tidak bisa membuat banyak nama domain.
DNS terdiri dari 2 jenis yaitu :
  • Primary Name Server adalah DNS server yang bertanggung jawab atas resolusi domain dan subdomain yang di kelolanya.
  • Secondary Name Server adalah DNS server yang secara hierarki setara dengan Primar Name Server namun data-data domain dan sub domain diperoleh dengan menyalin Primar Name Server.
Langkah Kerja pada Ubuntu :
1. Installasi Bind
Program DNS yang digunakan oleh kebanyakan distribusi Linux adalah Bind. Hampir semua distribusi Linux menggunakan bind sebagai software/aplikasi default DNS server. Untuk membuat server DNS, tentunya anda harus terlebih dahulu menginstall server DNS yaitu bind. Perintah yang digunakan untuk installasi paket di sistem linux ubuntu, yaitu menggunakan perintah apt-get.
                    $ sudo apt-get install bind9
2. Konfigurasi DNS Server
DNS membaca data resolusi pada sekumpulan file konfigurasi yang terdapat pada computer local. File-file tersebut antara lain : 
/etc/bind/named.conf 
File konfigurasi ini berisi sekumpulan statement/pertanyaan yang menggunakan opsiopsi yang bersarang dan diapit oleh tanda kurung pembuka dan penutup seperti “{ }”. Dalam mengedit file ini harus hati – hati karena kesalahan dalam mengedit file ini dapat menyebabkan service named tidak dapat berjalan.
3. Membuat Primary Name Server
Untuk membuat domain Primary Name Server perlu ditambahkan konfigurasi pada file /etc/bind/named.conf. Konfigurasi tersebut terdiri dari Forward master zone, dan revers master zone. Forward master zone berfungsi untuk mengubah nama menjadi IP, begitu pula sebaliknya revers master zone berfungsi merubah ip menjadi nama. Untuk memulai konfigurasi Edit file tersebut dengan perintah : 
          $ sudo gedit /etc/bind/named.conf 
Tambahkan baris:

        zone “rw.net” {
               type master;
               file “/etc/bind/db.rw.net”;
        };

        zone “1.168.192.in-addr.arpa” {
               type master;
               file “/etc/bind/db.rw.rev”;
        };

Setelah itu buat sebuah file dengan nama filenya sesuai dengan nama file yang sudah di definisikan di dalam file /etc/bind/named.conf, dalam hal ini db.rw.net dan db.rw.rev pada direktori /etc/bind, caranya :
  • Membuat file zona untuk domain rw.net
Buat file /etc/bind/db.rw.net
$ sudo gedit /etc/bind/db.rw.net
Dengan isi file:
$ttl 86400
$ORIGIN rw.net.
@ IN             SOA          ns.rw.net.          admin.rw.net. (
                                                    2007020132
                                                    1H
                                                    15M
                                                    1W
                                                    1D )

rw.net.           IN            NS                rw.net.
rw.net.           IN            A                  192.168.1.23
rw.net.           IN            MX 10          mail.rw.net.
www.rw.net. IN            CNAME       rw.net.
mail.rw.net.   IN            CNAME       rw.net.
ftp.rw.net.     IN            CNAME        rw.net.
Konfigurasi diatas dengan asumsi bahwa alamat IP yang digunakan oleh server adalah 192.168.1.23, nama domain yang digunakan adalah rw.net dan nama komputernya ns. Setelah selesai membuat file db. skull.zone maka dilanjutkan dengan membuat file revers master zone dengan nama file db. skull.rev.
  • Membuat file Revers
Buat file /etc/bind/db.rw.rev
$ sudo gedit /etc/bind/db.rw.rev
Dengan isi file:
@ IN              SOA               ns.rw.net.          admin.rw.net. (
                                                         2007020121
                                                         1H
                                                         15M
                                                         1W
                                                         1D )

23.168.192.in-addr.arpa.        IN      NS          rw.net.
23.1.168.192.in-addr.arpa.     IN      PTR        ns.rw.net.

Keterangan isi file:
Isian
Keterangan
$ORIGIN
Menambahkan nama domain atau zone ke record–record yang tidak qualified
$TTL
Mendefinisikan nilai default Time To Live untuk suatu zone
@
Shortcut yang menyatakan nama domain yang bersesuaian dengan zona ini
IN
Kata kunci Protokol INTERNET
SOA
Nama record SOA
ns.rw.net
Name server yang menangani domain ini
admin.rw.net
Kontak administratif berupa email administrator, dalam hal ini admin@rw.net

  • SOA (Start Of Authority) mengawali file zona, berisi data-data waktu sebuah domain atau subdomain.
  • NS menyatakan Name Server.
  • A menyatakan Address Internet atau alamat IP dari mesin yang ditangani oleh DNS ini proses penerjemahan namanya.
  • CNAME, menyatakan nama alias(canonical name). contoh dibawah ini menyatakan bahwa mail dan www adalah nama alias dari ns1
  • PTR, menyatakan pointer, yaitu reversed-address. Contoh berikut ini menyatakan bahwa IP 192.168.1.1 dipetakan ke nama domain atau subdomain ns.skull.net
  • MX, menyatakan Mail Exchanger, digunakan untuk menunjukan mail server yang menangani email domain atau subdomain ini. Contoh berikut ini menentukan bahwa email untuk rw.net akan di terima oleh mail server mail.rw.net.
4. Menguji DNS Server
Setelah konfigurasi selesai bind harus di restart supaya konfigurasi tersebut terbaca, perintahnya sebagai berikut:
$ sudo /etc/init.d/bind9 restart
Edit file /etc/resolv.conf, file ini berfungsi mendefinisikan ip DNS Server, gunakan perintah:
$ sudo gedit /etc/resolv.conf
Tambahkan baris berikut:
domain ns.rw.net
nameserver 192.168.1.23
Setelah itu periksa apakah DNS server yang dipasang sudah berjalan dengan baik, lakukan dengan menggunakan perintah:
$ sudo nslookup
> www.rw.net
Server:               127.0.0.1
Address:            127.0.0.1#53
www.rw.net       canonical name = rw.net.
Name:                rw.net
Address:            192.168.1.23 
 
> mail.rw.net
Server:               127.0.0.1
Address:            127.0.0.1#53
mail.rw.net         canonical name = rw.net.
Name:                rw.net
Address:            192.168.1.23
 
> ftp.rw.net
Server:               127.0.0.1
Address:            127.0.0.1#53
ftp.rw.net            canonical name = rw.net.
Name:                rw.net
Address:            192.168.1.23


Tidak ada komentar:

Posting Komentar