Jumat, 25 Maret 2016

WEBMAIL



Pengertian Webmail
            Webmail adalah layanan e-mail yang bisa diakses menggunakan web browser internet explorer, firefox dan opera, google chrome, safari, netcape, dll.
Manfaat webmail, yaitu :
  • Untuk mengoperasikan e-mail account (membaca / menerima, mengirimkan, menghapus, membuat address book, dll) yang sudah dibuat mealui cPanel. Dan e-mail yang kita terima / kita kirim bisa diakses dari mana saja di selkuruh dunia.

E-mail Client adalah layanan e-mail bisa diakses menggunakan aplikasi e-mail client outlook express, eudora, thunderbird, foxmail, dll.
Manfaat e-mail client, yaitu :
  • Kita dapat memasuki e-mail / data (gambar / lagu) dalam keadaan offline atau tanpa menggunakan internet, dan kita hanya cukup terkoneksi ketika kita akan mengirim e-mail. Karena, cara kerja e-mail client ini adalah dengan menyimpan e-mail dari server ke komputer lokal.
Keunggulan menggunakan web mail : kita bisa mengorganisir email yang kita miliki dengan leluasa dibanding dengan software email client. selain itu di web mail, kita bisa menggunakan fitur – fitur yang mungkin tidak bisa didukung di email client karena tidak semua fitur yang dimiliki oleh provider email didukung langung oleh email client. semisal chat yang ada pada gmail atau yahoo.

      Konfigurasi Web Mail

Paket yang digunakan disini adalah "squirrelmail"
#apt-get install squirrelmail

Konfigurasi
secara default, paket squirrelmail ini diletakkan di /usr/share/squirrelmail. Agar squirrelmail dapat diakses via web browser, maka kita harus membuat virtual host terlebih dulu. kita tak perlu repot-repot membuat virtual host baru, karena squirrelmail sudah membuatnya, kita tinggal mengeitnya.

tambahkan "include" di file "apache2.conf" , agar virtual host pada direktori squirrelmail ikut diproses.
#nano /etc/apache2/apache2.conf
include "/etc/squirrelmail/apache.conf"            

kemudian..
#nano /etc/squirrelmail/apache.conf

Alias /squirrelmail /usr/share/squirrelmail                          
<Directory /usr/share/squirrelmail> 
  Options Indexes FollowSymLinks 
<IfModule mod_php4.c> 
    php_flag register_globals off 
</IfModule> 
<IfModule mod_php5.c> 
    php_flag register_globals off 
</IfModule> 
<IfModule mod_dir.c> 
    DirectoryIndex index.php 
</IfModule> 
<Files configtest.php> 
    order deny,allow 
    deny from all 
    allow from 127.0.0.1 
</Files> 
</Directory> 
# users will prefer a simple URL like http://webmail.example.com 
<VirtualHost *:80>                                                    //ganti menjadi port 80
  DocumentRoot /usr/share/squirrelmail                     //lokasi default web squirrelmail
  ServerName mail.sugeng.com                                  //domain untuk E-Mail
</VirtualHost> 
#. . .  

jika sudah, restart daemon apache2 nya.
#/etc/init.d/apache2 restart

cek dengan mengirim dan menerima email.
1. Lakukan install : apt-get install apache2 postfix squirrelmail courier-imap courier-pop
          a. create directories : no
          b. general type : internet site
          c. system mail name : alfian.com
2. Konfigurasi apache2 : nano /etc/apache2/apache2.conf
          a. Tambahkan data dibawah pada baris terakhir
        Include /etc/squirrelmmail/apache.conf

3. Masuk kepada direktori sites-available : cd /etc/apache2/sites-available/
4. Copy default dengan mail : cp default mail

5. Konfigurasi mail : nano mail

6. aktifkan mail : a2ensite mail
7. restart apache : /etc/init.d/apache2 restart
8. membuat maildir : maildirmake /etc/skel/Maildir
9. Membuat user : adduser alfianhp
10. Konfigurasi postfix :
           Dpkg-reconfigure postfix
            a. General type : internet site
            b. System mail name : ahsan.net
            c. Root and postmaster : [kosongkan]
            d. Other destination : pada baris terakhir tambahkan 0.0.0.0/0
            e. Force synchronous : no
            f. Local network : 0.0.0.0/0
            g. Use procmail : No
            h. Mailbox size : 0
            i. Local address : +
            j. Internet protocols : ipv4
11. Tambahkan pada baris terakhir home_mailbox = Maildir/ pada nano /etc/postfix/main.cf.
      Sehingga jika dibuka dengan  nano /etc/postfix/main.cf pada bagian terakhir seperti ini :

12. Lakukan restart pada apache, postfix dan courier :
            a. /etc/init.d/apache2 restart
            b. /etc/init.d/postfix restart
            c. /etc/init.d/courier-imap restart
            d. /etc/init.d/courier-pop restart
13. Lakukan pengecekkan pada Client dengan membuka browser.
      Pada address bar di browser, masukan mail.alfian.commaka akan muncul seperti berikut :

     14. Masukan user dan password susuai dengan user dan password yang telah dibuat untuk log in
15. Setelah berhasil log in muncul tampilan seperti ini.

16. Lakukan percobaan dengan mengirin e-mail kepada akun user lain.
            a. Melakukan pengiriman.

             b. Membuka akun lain untuk mencek apakah telah terkirim e-mail tadi.

      c. Selesai

Kamis, 03 Maret 2016

Mail Server



Pengertian Lengkap dan Cara Kerja

Pengertian Mail Server
Mail Server atau E-Mail Server adalah perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, mail server juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa ftp. Selain itu mail server juga dapat dikatakan sebagai aplikasi yang digunakan untuk penginstalan email. 

Sebuah
komputer yang didedikasikan untuk menjalankan jenis aplikasi perangkat lunak komputer yang juga disebut Mail Server, hal ini dianggap sebagai jantung dari setiap email sistem. Mail Server biasanya dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggil post master.

Tugas Post Master
- Mengelola Account
- Memonitor Kinerja Server
- Tugas Administratif Lainnya
Protokol Pada Mail Server
Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP.
  • SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email.
  • POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.

Server Pada Mail Server dan Penjelasannya
Pada mail server terdapat 2 server yang berbeda yaitu :
  • Outgoing Server (Sending email) : Protocol server yang menangani adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25.
  • Incoming Server (Receiving email) : Protocol server yang menangani adalah POP3 (Post Office Protocol) pada port 110 atau IMAP (Internet Message Access Protocol) pada port 143.

Cara Kerja Mail Server


• Saat kita mengirim email, maka email tersebut di simpan pada email-server menjadi satu file berdasarkan tujuan email yang berisi sumber dan juga tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. 

• Pada saat kita hendak membaca email maka kita mengakses email server dan membaca pada file yang adalah milik kita dan berisi email untuk kita dan menampilkannya pada browser.

• Misalnya kita memiliki account MasFaiz, maka pada saat MasJoko mengirim email ke MasFaiz maka pada email server terdapat MasFaiz.txt yang berisikan data yang dikirimkan.

• Kemudian saat MasFaiz ini membaca email pada inboxnya maka data tersebut yang dikirim dan ditampilkan pada browser MasFaiz.

• Pada email server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing server. server yang biasa menangani outgoing email adalah server SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani incoming email adalah POP3(Post Office Protcol) pada port 110 atau IMAP (Internet Mail Access Protocol) pada port 143.


• Saat mengirim email maka email anda akan ditangani oleh SMTP server dan akan dikirim ke SMTP server tujuan, baik secara langsung maupun melalui melalui beberapa SMTP server dijalurnya. apabila server tujuan terkoneksi maka email akan dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan simasukkan ke dalam queue dan di ‘resend setiap 15 menit’. Apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.


• Apabila email terkirim email akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. jika menggunakan POP3 server maka apabila kita hendak membaca email maka email pada server di download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email tersebut, dengan kata lain kita hanya bisa membaca email tersebut pada device yang mendownload email tersebut. berbeda dengan POP3 IMAP server mempertahankan email pada server sehingga email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda .

Konfigurasi Mail Server
1. Install postfix dengan perintah apt-get install postfix
2. Konfigurasi dasar dengan mengetikkan perintah dpkg-reconfigure postfix

3. Ok

4. Ok

5. Yes

6. Ok

7. Ok

8. All à OK

9. Cek konfigurasi dengan cara nano /etc/postfix/main.cf 

10. Setelah itu restart postfixnya service postfix restart

Instalasi dan Konfigurasi Dovecot
1. Instalasi Dovecot dengan cara # apt- get install dovecot- imapd dovecot- pop3d
2.Konfigurasi dovecot pada nano  /etc/dovecot/dovecot.conf
lalu tambahkan protocols = pop3 imap pada konfigurasi tersebut

3.Restart service dovecot dengan cara #service dovecot restart

Konfigurasi Domain Mail Server  
1. tambahkan domain baru di db yang kita buat : nano /etc/bind/db.syaifudin

2.restart service DNS server  dengan cara #service bind9 restart

3.buat user e-mail baru : #adduser nama_user



Nah, itulah sob artikel yang bisa kita bahas kali ini. Semoga semuanya bermanfaat untuk sobat semua. Terimakasih~